Beritasulsel.com – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi Kabupaten Maros ke-67 di Kantor DPRD Maros, Selasa (7/7/2026).
Momentum tersebut dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk menegaskan komitmen dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Maros.
Rapat paripurna dihadiri Bupati Maros Chaidir Syam, Wakil Bupati Maros Andi Muetazim Mansyur, Bupati Pangkep Andi Yusran Lalogau, Bupati Wajo Andi Rosman, unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten Maros, serta sejumlah tamu undangan.
Sebelum menghadiri rapat paripurna, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman terlebih dahulu melakukan ground breakingproyek duplikasi atau pelebaran Jembatan Sungai Maros A yang berada di Jalan Poros Makassar–Maros, Kecamatan Turikale.
Proyek tersebut menjadi salah satu upaya strategis untuk meningkatkan konektivitas dan mengurai kepadatan lalu lintas pada jalur utama Makassar–Maros.
Dalam rapat paripurna, Gubernur menyerahkan bantuan keuangan kepada Pemerintah Kabupaten Maros sebesar Rp8,5 miliar. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pembebasan lahan pembangunan pelebaran Jembatan Sungai Maros A yang akan diberikan kepada masyarakat terdampak.
Selain bantuan keuangan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga menyalurkan berbagai bentuk dukungan lainnya, meliputi bantuan hibah untuk rumah ibadah, bantuan alat pertanian dan perkebunan, serta dukungan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Semoga momentum ini semakin memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga tradisi sekaligus menghadirkan kemajuan yang dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ujar Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus berkomitmen menghadirkan pembangunan yang merata di seluruh daerah melalui program Multiyears Project (MYP). Kabupaten Maros menjadi salah satu daerah yang mendapatkan sejumlah proyek strategis.
Pada Paket 6 MYP dengan anggaran Rp239 miliar, pemerintah melakukan penanganan ruas jalan Batas Kota Makassar–Pamanjengan–Benteng Gajah. Sementara pada Paket 1 dengan anggaran Rp61,89 miliar, dilaksanakan rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Cambajawayya dan DI Laiya guna mendukung produktivitas sektor pertanian.
Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan agar pembangunan pelebaran Jembatan Sungai Maros A dapat berjalan sesuai rencana.
“Insyaallah, jembatan ini akan semakin memperkuat konektivitas antarwilayah di Sulawesi Selatan, memperlancar distribusi barang dan jasa, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif. Bersama, kita terus melangkah untuk Sulawesi Selatan yang semakin maju dan berkarakter,” tutupnya. (*)


