Beritasulsel.com — Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Sulawesi Selatan dijadwalkan menggelar pelantikan kepengurusan pada November 2026. Agenda tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memperkuat peran dalam memperjuangkan aspirasi dan meningkatkan kesejahteraan pedagang pasar.
Kepemimpinan APPSI Sulawesi Selatan berada di tangan Vonny Ameliani Suardi selaku ketua. Di bawah kepemimpinannya, organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi pedagang pasar untuk menyampaikan aspirasi, sekaligus membangun komunikasi yang lebih efektif dengan pengelola pasar dan pemerintah.
Ketua APPSI Sulawesi Selatan, Vonny Ameliani Suardi, menegaskan bahwa pelantikan kepengurusan tidak semata-mata menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi langkah awal untuk memperkuat komitmen organisasi dalam memperjuangkan kepentingan pedagang.
“Pelantikan ini harus menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan konsolidasi organisasi. Kami ingin APPSI hadir lebih dekat dengan para pedagang, mendengar aspirasi mereka, serta mendorong solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi di pasar,” ujar Vonny.
Menurutnya, pedagang pasar memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Karena itu, diperlukan sinergi antara organisasi pedagang, pemerintah daerah, dan pengelola pasar agar aktivitas perdagangan rakyat dapat berjalan dengan baik.
Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian antara lain peningkatan fasilitas dan kebersihan pasar, penataan lingkungan perdagangan, pemberdayaan pedagang kecil, serta penciptaan lingkungan pasar yang aman dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli.
Vonny berharap kepengurusan yang akan dilantik dapat bekerja secara aktif dan responsif dalam menampung berbagai kebutuhan pedagang. Program organisasi, kata dia, perlu diarahkan pada upaya yang memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat.
“Harapan kami, APPSI Sulawesi Selatan menjadi organisasi yang solid, terbuka terhadap aspirasi, dan mampu membangun kemitraan dengan berbagai pihak. Kepentingan pedagang harus menjadi perhatian utama, sehingga keberadaan organisasi benar-benar dirasakan manfaatnya,” katanya.
Pelantikan kepengurusan APPSI Sulawesi Selatan pada November mendatang diharapkan menjadi titik awal penguatan program kerja organisasi, termasuk mendorong pemberdayaan pedagang kecil dan memperkuat daya saing pasar tradisional di tengah perkembangan sektor perdagangan.
Melalui konsolidasi tersebut, APPSI Sulawesi Selatan diharapkan dapat mengambil peran lebih aktif dalam membangun ekosistem perdagangan rakyat yang berkelanjutan serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. (*)


