Beritasulsel.com — Ir. Jusman Sikki mewakili Ketua Ikatan Alumni (IKA) Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) dalam acara pelepasan alumni Fakultas Teknik Unhas periode Oktober 2026 di Kampus Teknik Unhas, Kabupaten Gowa, Senin (26/10/2026).

Dalam sambutannya, Jusman menyampaikan pesan motivasi kepada para alumni yang baru menyelesaikan pendidikan agar tidak cepat menyerah dalam menghadapi tantangan dunia kerja. Ia juga menekankan pentingnya solidaritas, kolaborasi, serta kemampuan untuk bersaing secara profesional.

Jusman mengingatkan bahwa prosesi pelepasan bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari tanggung jawab baru di tengah masyarakat dan dunia profesional.

“Gelar yang Anda dapatkan hari ini adalah gerbang awal untuk memasuki jenjang kehidupan yang lebih nyata,” ujarnya.

Menurut Jusman, keberhasilan para alumni menyelesaikan pendidikan tidak terlepas dari dukungan orang tua, keluarga, serta bimbingan para dosen. Karena itu, ia mengajak para lulusan untuk menghargai pengorbanan orang tua yang telah mendampingi mereka hingga meraih gelar sarjana.

Ia bahkan berpesan agar para lulusan memberikan penghargaan kepada orang tua ketika mulai memperoleh penghasilan dari pekerjaan mereka.

“Gaji pertama Anda ketika bekerja nanti, kasih ke orang tua,” kata Jusman.

Jusman juga menegaskan bahwa alumni Fakultas Teknik Unhas memiliki potensi untuk bersaing dengan lulusan perguruan tinggi lain di Indonesia. Namun, potensi tersebut harus diikuti dengan peningkatan kapasitas, kompetensi, wawasan, dan semangat juang.

Ia meminta para lulusan agar tidak merasa rendah diri ketika memasuki dunia kerja, sekaligus tidak mudah menyerah saat menghadapi kesulitan.

Menurutnya, para alumni harus mampu membuktikan kualitas melalui kemampuan dan kinerja, bukan sekadar mengandalkan latar belakang sebagai putra daerah.

“Jangan pernah merasa kecil. Anda harus punya wawasan, punya semangat, dan punya spirit untuk mampu bersaing dengan alumni dari mana pun,” pesannya.

Ia juga menyoroti besarnya peluang kerja di kawasan Indonesia Timur, khususnya Sulawesi, seiring dengan perkembangan sektor industri dan pengelolaan sumber daya mineral. Para lulusan Teknik Unhas diharapkan mampu mengambil bagian dalam pembangunan daerah dengan membekali diri melalui kompetensi yang memadai.

“Tidak adil rasanya jika kita hanya mengandalkan putra daerah, tetapi kita tidak mampu bekerja,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jusman turut menekankan pentingnya menjaga solidaritas dan memperkuat kolaborasi di antara alumni Fakultas Teknik Unhas.

Ia menyebut jejaring alumni dapat menjadi salah satu pintu untuk memperluas kesempatan kerja, pengembangan karier, serta kerja sama profesional.

Sebagai gambaran, Jusman menceritakan pengalamannya merintis karier di Jakarta sekitar 36 tahun lalu. Menurutnya, perjalanan tersebut penuh tantangan, tetapi dapat dilalui dengan kerja keras dan ketekunan.

Ia juga berbagi pengalaman memberikan kesempatan magang kepada alumni Teknik Mesin Unhas di perusahaannya. Program tersebut menjadi sarana bagi para lulusan untuk memperoleh pengalaman praktis sebelum melanjutkan karier ke perusahaan lain.

Jusman berharap pola pembinaan seperti itu dapat terus dikembangkan agar alumni baru tidak merasa berjalan sendiri ketika memasuki dunia kerja.

Ia turut menyinggung peluang sinergi dengan perusahaan yang dipimpin alumni Fakultas Teknik Unhas, termasuk di sektor perkebunan dan energi. Menurutnya, jejaring tersebut berpotensi membuka ruang kolaborasi bagi alumni dari berbagai disiplin ilmu teknik.

Menutup sambutannya, Jusman mengajak seluruh lulusan untuk menjaga nama baik almamater di mana pun mereka bekerja dan berkontribusi.

Ia menegaskan bahwa ikatan alumni tidak semestinya berhenti setelah prosesi pelepasan atau pelantikan pengurus, tetapi harus diwujudkan melalui dukungan dan kepedulian nyata terhadap sesama alumni.

“Siapa pun anak Teknik yang terluka, seluruh alumni Teknik ikut terluka. Siapa pun yang menangis, seluruh alumni ikut menangis. Dan siapa pun yang tersenyum, seluruh alumni ikut tersenyum,” tuturnya.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa solidaritas dan kolaborasi merupakan modal penting bagi alumni Fakultas Teknik Unhas untuk menghadapi tantangan profesional sekaligus memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah. (*)