WAJO – Setelah tiga hari dilakukan pencarian intensif, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban tenggelam yang sebelumnya dilaporkan hanyut di saluran irigasi Desa Wage, Kecamatan Sabbang Paru, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Korban bernama Langasi (70), warga Desa Wage, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (26/5/2026), sekitar 71 kilometer dari titik awal korban dilaporkan terjatuh dan terseret arus.
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang pada Sabtu (24/5/2026) sekitar pukul 13.00 WITA. Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar dari BPBD Kabupaten Wajo beberapa jam setelah insiden terjadi.
Selama proses pencarian, Tim SAR Gabungan membagi operasi ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU) guna memperluas area penyisiran.
Tim melakukan pencarian dengan menyusuri saluran irigasi hingga aliran Sungai Walanae menggunakan perahu karet.
Memasuki hari ketiga operasi, aparat Desa Latonro, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone, melaporkan adanya penemuan sesosok mayat di sekitar aliran sungai.
Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Tim SAR Gabungan dengan menuju lokasi untuk memastikan identitas korban.
Setelah dilakukan pemeriksaan, jasad tersebut dipastikan merupakan Langasi, korban yang sebelumnya dinyatakan hilang terbawa arus.
Tim SAR kemudian mengevakuasi korban menuju Kelurahan Cenrana sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga di Desa Wage, Kecamatan Sabbang Paru, untuk dimakamkan.
Komandan Tim Operasi SAR, Idris, mengatakan operasi pencarian resmi dihentikan setelah korban ditemukan.
“Korban ditemukan pada hari ketiga pencarian dalam keadaan meninggal dunia. Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR resmi kami tutup. Kami mengapresiasi seluruh unsur gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian sejak hari pertama,” ujarnya.
Operasi pencarian tersebut melibatkan sejumlah unsur gabungan, di antaranya Basarnas, personel Brimob, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPBD Kabupaten Wajo, Dinas Pemadam Kebakaran, PMI, serta warga setempat yang turut membantu penyisiran di sepanjang aliran sungai. (***)

