Lama Menduda Ditinggal Mati Istri, Pria ini ‘Garap’ Anak Kandungnya

oleh -
Para pelaku saat digiring ke Mapolres

Beritasulsel.com — Kasus Asusila melibatkan anak dan bapak kembali terjadi, kali ini menimpa seorang gadis berkebutuhan khusus berusia 18 tahun berinisial AG.

Awalnya korban diperkosa oleh saudara kandungnya berinisial SA (23) dan YG (15) yang kecanduan film porno.

Korban yang diketahui mengalami keterbelakangan mental, digilir sebanyak lima kali dalam sehari, korban tidak kuasa menahan keinginan saudaranya sehingga pasrah digilir berkali kali.

Bapak korban berinisial JM (44), yang mengetahui perlakuan kedua putranya bukannya menghentikan aksi tak senonoh itu, JM yang sudah lama menduda akibat ditinggal mati istrinya, bahkan ikut mencicipi tubuh mungil anak gadisnya.

BACA JUGA :   Wow? Tersangka TPPU di Sidrap Pakai Mobil Mini Cooper dan Lexus Harga Miliaran

Kejadian Incest atau hubungan sedarah itu dilaporkan terjadi di wilayah hukum Pekon Pangungrejo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Lampung.

Beruntung salah satu organisasi pemerhati anak melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib sehingga ketiga pelaku diringkus dan ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, melalui Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas membenarkan hal itu. Ia mengatakan para pelaku telah diamankan sesuai laporan pelapor dengan nomor laporan LP/B-18/II/2019/PLD LPG/RES TGMS/SEK SUKO.

BACA JUGA :   Curi Kotak Amal Masjid HM Asyik, Betis Pelaku Bocor di Dor Timah Panas

“Pelaku merupakan satu keluarga terdiri dari ayah kandung, kakak kandung, dan adik kandung. Korbannya perempuan, anak, dan adik para pelaku” ujar Edi Qoronas, Sabtu (23/2/2019).

Saat ini kasus tersebut dalam penanganan unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tanggamus, Kanit PPA Ipda Primadona Laila mengatakan bahwa hasil pemeriksaan, JM mengaku lima kali mencabuli AG, kemudian SA sebanyak 120 kali, dan YG mengaku 40 kali.

BACA JUGA :   Diduga Penikmat Sabu, MI Asal Teteaji Sidrap Diamankan

Perbuatan bejat ini dilakukan ketiga pelaku dengan memanfaatkan kondisi korban yang mengalami kekurangan mental.

“Ketidakberdayaan itu motif ayah kandung korban,” ujar Dona, sapaan Primadona.

Motif SA dan YG tak jauh berbeda. Selain memanfaatkan keterbatasan lahiriah AG, keduanya kecanduan menonton film porno.

“Kedua tersangka lain, motifnya karena sering menonton film porno di HP. Dari situ mereka mulai menyetubuhi korban, namun handphone itu saat ini diakui tersangka sudah rusak,” jelas Dona dihari yang sama. (HS/BSS)